Wifi sudah digunakan secara jamak pada perangkat mobile seperti iPhones, menurut hasil research yang dilakukan baru-baru ini. Wifi juga sebentar lagi akan muncul di semua produk smartphone dan cell phone di seluruh dunia.
"Wifi itu seperti cokelat", celoteh Edgar Figueroa, exeutive director dari Wi-Fi Alliance. Hal ini diungkapkannya sesaat sebelum pembukaan acara International CTIA Wireless di Las Vegas. "Tiga per empat dari orang-orang yang memiliki fasilitas wifi pada phone-nya, memanfaatkan feature tersebut dan setengah dari traffic iPhone melalui wifi", menurut ABI. Penelitian ABI yang meneliti tentang hal tersebut mengungkapkan, semua perusahaan besar pembuat smartphone telah merencanakan menyertakan feature wifi pada smartphonenya, dengan suppport dari banyak penyedia layanan yang mampu menangani file-file besar seperti film dan lagu.
"Saat ini hanya 44% smartphone sudah memiliki wifi dan angka itu akan meningkat menjadi 90% pada tahun 2014", tambah ABI lagi.ABI juga memprediksi dengan penambahan wifi pada cell phone "tradisional" akan meningkatkan penyerapan pasar menjadi 141 juta unit di tahun 2009 dan membumbung tinggi pada tahun 2014 menjadi 520 juta unit.
"Hal yang paling mengejutkan dari hasil survey adalah wifi telah menjadi motor penggerak peningkatan penjualan smartphone," kata Figueroa. Tercatat bahwa orang-orang yang memiliki wifi pada phonenya dua kali lebih menyukai phonenya dibandingnya phone tanpa wifi. Dia juga menambahkan bahwa penyedia layanan cenderung setuju dan mengatakan wifi merupakan layanan yang melengkapi jaringan yang lain seperti 3G dan 4G dari sistem seluler. 600 juta perangkat yang telah digabungkan dengan wifi telah terkirim ke seluruh dunia.
Katanya, Wi-Fi Alliance telah berbicara dengan perusahaan penyedia layanan besar di seluruh dunia yang telah memasukkan wifi ke dalam rencana rancangan produk mereka juga dengan jaringan yang sudah ada. AT&T dan T-Mobile di Amerika juga telah mengakui nilai dari feature wifi tersebut. Dia juga mencatat, AT&T telah menggratiskan penggunaan wifi hotspot di Starbucks, T-Mobile telah men-setup sistemnya sehingga user bisa menelpon dengan koneksi wifi.
Skype for iPhone yang diluncurkan kemarin, memungkinkan pemilik iPhone untuk memanfaatkan layanan VoIP populer tersebut namun pada jaringan wifi saja. Ini dilakukan untuk melindungi layanan celulernya agar tidak ditinggalkan penggunanya. Figueroa mengatakan, "Wifi merupakan IP-based yang sangat mudah digunakan. Secara teori, throughput-nya bisa mencapai 500Mbit/sec, namun para pengguna sudah puas dengan kecepatan 100Mbit/sec". Dia juga menambahkan, dengan teknologi "device to device", wifi bisa langsung menghubungkan sebuah device dengan device yang lain tanpa membutuhkan sebuah router diantaranya.
Sebagai contoh, seorang pengguna bisa mengirim foto ke TV atau Projector dari perangkat wifi-nya tanpa adanya router, atau dari laptop ke printer. Para anggota Alliance sedang berusaha mengembangkan teknologi tersebut tahun depan, mungkin nantinya menggunakan nama lain (bukan wifi).
Kamis, 02 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar