Sebuah group standarisasi pada tanggal 21 April kemarin telah menyetujui standard baru dari Bluetooth sehingga data transfer akan lebih tinggi antar perangkat wireless seperti smartphone dan laptop. Standard baru Bluetooth 3.0 meningkatkan kecepatan transfer data wireless antar perangkat menjadi 24Mbps dari sebelumnya hanya 3Mbps, demikian ungkap Michael Foley, Direktur Eksekutif Bluetooth Special Interest Group, sebuah group yang bertujuan untuk mengembangkan standarisasi khusus Bluetooth. Bluetooth 3.0 merupakan pengembangan dari standard sebelumnya yaitu protokol bluetooth 2.1 yang telah dijalankan pada tahun 2007.
Teknologi wireless bluetooth umumnya digunakan untuk memasangkan perangkat mobile dengan wireless headset untuk pembicaraan hands-free. Bluetooth juga digunakan untuk menghubungkan handphone dengan laptop untuk sinkronisasi data atau transfer data multimedia tanpa menggunakan kabel. Lebih dari 2 milyar perangkat bluetooth telah dipasarkan, berdasarkan Bluetooth SIG.
Pengumuman hari itu merupakan langkah awal menuju penggunaan standard tersebut, dan perangkat dengan bluetooth 3.0 akan mulai dipasarkan akhir tahun ini atau awal tahun depan. Foley menambahkan, "Kita mungkin akan bisa melihat beberapa perangkat dengan bluetooth 3.0 pada awal liburan natal, namun biasanya diperlukan waktu 9 sampai 12 bulan untuk mengaplikasikan standard ini pada perangkat-perangkat. Kecepatan yang ditawarkan oleh bluetooth mungkin akan diaplikasikan pada perangkat elektronik lainnya selain perangkat mobile.
Foley juga menambahkan,"Kami mengharapkan Bluetooth akan diaplikasikan pada PC, perangkat mobile, camcorder, kamera, TV, Presenter Digital dan semua perangkat yang digunakan konsumen untuk mentransfer file data yang berkapasitas besar seperti video, foto, dan library musik"." Standard baru ini memberi kecepatan transfer lebih namun dengan sedikit konsumsi listrik, memberi konsumen peningkatan respon dan umur baterry yang lebih panjang untuk perangkat mobile", ungkapnya lagi. Standard ini juga memberi stabilas lebih dengan memperbaiki kegagalan respon atau data rusak apabila perangkat handphone ditaruh di kantong pengguna.
Sinyal radio Bluetooth 3.0 berbasis standar wifi, yang memungkinkan troughput data yang lebih baik dengan menghemat energi dalam pengiriman datanya pada perangkat handphone. Sebenarnya kecepatan yang tinggi tersebut memerlukan energi yang lebih banyak daripada standard sebelumnya, namun karena waktu transfer yang singkat otomatis secara total lebih hemat energi dari standard sebelumnya.
Jumat, 24 April 2009
Netbook Terbaru Toshiba berlayar 10"
Toshiba Corp. melakukan penyegaran terhadap jajaran netbooknya menjadi berlayar lebih lapang 10" dan tentunya dengan "jeroan" yang baru juga. Netbook seri UX yang berbasis versi N280 dari Intel Atom, Februari lalu dipasarkan dengan memori 1GB dan HDD 160GB. Layar dengan 10.1" resolusi 1.024x600 pixels. Sebelumnya Toshiba menggunakan Intel Atom versi N100 yang memiliki resolusi yang sama namun lebar layar yang hanya 8.9". Sebagian besar vendor netbook beralih menggunakan layar 10" karena konsumen lebih memilihnya dibandingkan layar 8.9".
Kemampuan battery juga ditingkatkan menjadi mencapai 4 jam dimana sebelumnya dengan versi Atom N100, netbook Toshiba hanya mampu menyala 2 jam dengan battery. Walau dengan layar lebih besar, model netbook tidak serta merta menjadi lebih besar. Bahkan menjadi lebih kecil dari model sebelumnya dengan dimensi 10.3 x 7.5 x 1.2 inch dengan berat berkisar 2.6 - 2.8lb, tergantung dari konfigurasinya.
Toshiba seri UV akan dilaunching di Jepang hari Jumat ini dan market lain akan mengikuti, walau untuk launching internationalnya masih dipastikan tanggalnya. Harga untuk pasar jepang adalah $606 sampai $707.
Kemampuan battery juga ditingkatkan menjadi mencapai 4 jam dimana sebelumnya dengan versi Atom N100, netbook Toshiba hanya mampu menyala 2 jam dengan battery. Walau dengan layar lebih besar, model netbook tidak serta merta menjadi lebih besar. Bahkan menjadi lebih kecil dari model sebelumnya dengan dimensi 10.3 x 7.5 x 1.2 inch dengan berat berkisar 2.6 - 2.8lb, tergantung dari konfigurasinya.
Toshiba seri UV akan dilaunching di Jepang hari Jumat ini dan market lain akan mengikuti, walau untuk launching internationalnya masih dipastikan tanggalnya. Harga untuk pasar jepang adalah $606 sampai $707.
Label:
HP netbook,
intel atom N100,
N280,
seri UV,
toshiba
Jumat, 17 April 2009
Para Pesaing Intel "berkomplot" untuk menciptakan Mobile Chip
IBM selaku host dari pertemuan para "pembuat chip" mengumumkan partnership telah dilakukan Kamis minggu lalu untuk mengembangkan chip hemat energi untuk perangkat mobile, yang kemungkinan akan menyaingi keberadaan chip dari Intel yang sudah ada di pasar. IBM bersekutu dengan perusahaan Samsung dan GlobalFoundries, yang membuat chip untuk Advanced Micro Devices, untuk mengembangkan chip yang lebih kecil untuk perangkat seperti smartphone dan perangkat mobile internet yang lain. IBM ingin memberi konsumen chip yang di-design lebih hemat listrik seiring dengan semakin banyaknya aplikasi internet dan lainnya ada pada perangkat mobile.
Menyusutkan ukuran chip artinya mengurangi konsumsi energi sedangkan kemampuannya meningkat tajam. Perusahaan-perusahaan tadi ber-partner untuk mengembangkan chip dengan proses pembuatan yang sangat maju, dimana bisa memperkecil separuh dari ukuran chip standar. Demikian ungkap juru bicara IBM, Jeff Couture. Chip ini akan dibuat dengan proses 28-nanometer, sebuah peningkatan dari proses 45-nanometer yang jamak dilakukan oleh perusahaan pembuat chip saat ini. Proses 28-nanometer mampu meberikan 40% peningkatan kemampuan dan 20% pengurangan konsumsi energi.
Chip sample akan tersedia pada semester dua tahun 2010, namun Couture tidak menyatakan tepatnya kapan chip tersebut akan diproduksi secara massa. IBM berharap tahun ini bisa beralih ke teknologi 32-nanometer dan pada waktu yang sama tahun depan menggunakan teknologi 28-nanometer. Partner yang lain diantaranya Chartered Semiconductor Manufacturing, Infeneon Technologies dan ST Microelectronics.
IBM dan partner yang lain akan mencuri start dari Intel dalam perlombaang pembuatan chip ini. Intel sedang mempersiapkan teknologi 32-nanometer-nya setelah tahun ini dalam rangka menciptakan mobile chip "Moorestown". Intel akan bisa mengejar IBM jika telah mengaplikasi teknologi 22-nanometer pada tahun 2011. Selama beberapa tahun ini, Foundries telah meningkatkan proses pembuatan chip sedikit demi sedikit sehingga chip mengalami peningkatan lebih cepat, demikian ungkat Nathan Broowood seorang analis dari Insight 64. "Dengan pengumuman tadi, IBM telah menyatakan ingin mencapai bisnis "half-node" untuk menghantar chip perantara yg di-upgrade kepada konsumen", tambahnya.
Menyusutkan ukuran chip artinya mengurangi konsumsi energi sedangkan kemampuannya meningkat tajam. Perusahaan-perusahaan tadi ber-partner untuk mengembangkan chip dengan proses pembuatan yang sangat maju, dimana bisa memperkecil separuh dari ukuran chip standar. Demikian ungkap juru bicara IBM, Jeff Couture. Chip ini akan dibuat dengan proses 28-nanometer, sebuah peningkatan dari proses 45-nanometer yang jamak dilakukan oleh perusahaan pembuat chip saat ini. Proses 28-nanometer mampu meberikan 40% peningkatan kemampuan dan 20% pengurangan konsumsi energi.
Chip sample akan tersedia pada semester dua tahun 2010, namun Couture tidak menyatakan tepatnya kapan chip tersebut akan diproduksi secara massa. IBM berharap tahun ini bisa beralih ke teknologi 32-nanometer dan pada waktu yang sama tahun depan menggunakan teknologi 28-nanometer. Partner yang lain diantaranya Chartered Semiconductor Manufacturing, Infeneon Technologies dan ST Microelectronics.
IBM dan partner yang lain akan mencuri start dari Intel dalam perlombaang pembuatan chip ini. Intel sedang mempersiapkan teknologi 32-nanometer-nya setelah tahun ini dalam rangka menciptakan mobile chip "Moorestown". Intel akan bisa mengejar IBM jika telah mengaplikasi teknologi 22-nanometer pada tahun 2011. Selama beberapa tahun ini, Foundries telah meningkatkan proses pembuatan chip sedikit demi sedikit sehingga chip mengalami peningkatan lebih cepat, demikian ungkat Nathan Broowood seorang analis dari Insight 64. "Dengan pengumuman tadi, IBM telah menyatakan ingin mencapai bisnis "half-node" untuk menghantar chip perantara yg di-upgrade kepada konsumen", tambahnya.
Senin, 13 April 2009
96% netbook pake Windows..!!
NPD research mengatakan bahwa sebanyak 96% netbook yang terjual sampai pada Februari 2009 menggunakan operating system Windows. Menurut analis mereka, keadaan ini bertolak belakang dengan periode yang sama tahun lalu dimana kurang dari 10% netbook dibundle dengan Windows. "Pengguna bukan hanya berbondong-bondong menggunakan Windows, para pengguna Netbook dengan Linux malah sebagian besar menggembalikan produk yang telah mereka beli", begitu ungkap pihak Microsoft Brandon LeBlanc sebagai respon atas informasi dari NPD.
MSI sebagai pemimpin produsen netbook PC OEM dan Canonical sebagai vendor pendukung distro komersial Linux Ubuntu, menyatakan bahwa pengembalian netbook dengan Linux angka pengembaliannya 4 kali lebih banyak daripada pengembalian netbook dengan Windows; demikian tambah dari LeBlanc. Dia juga mengklaim bahwa konsumer lebih memilih Windows karena mudah dalam penggunaannya, kompatibel dengan tools atau software yang populer digunakan dalam bekerja dan pada akhirnya lebih memberi banyak pilihan kepada pengguna. Microsoft juga mengungkapkan akan berencana untuk menggabungkan netbook dengan operating system terbaru dari Microsoft yaitu Windows 7. "Kami sudah melakukan test Windows 7 terhadap Netbook PC sebelum feature lengkap dari Windows 7, rencana kami adalah agar Netbook PC mampu menjalankan Windows 7 dari semua versi".
MSI sebagai pemimpin produsen netbook PC OEM dan Canonical sebagai vendor pendukung distro komersial Linux Ubuntu, menyatakan bahwa pengembalian netbook dengan Linux angka pengembaliannya 4 kali lebih banyak daripada pengembalian netbook dengan Windows; demikian tambah dari LeBlanc. Dia juga mengklaim bahwa konsumer lebih memilih Windows karena mudah dalam penggunaannya, kompatibel dengan tools atau software yang populer digunakan dalam bekerja dan pada akhirnya lebih memberi banyak pilihan kepada pengguna. Microsoft juga mengungkapkan akan berencana untuk menggabungkan netbook dengan operating system terbaru dari Microsoft yaitu Windows 7. "Kami sudah melakukan test Windows 7 terhadap Netbook PC sebelum feature lengkap dari Windows 7, rencana kami adalah agar Netbook PC mampu menjalankan Windows 7 dari semua versi".
Senin, 06 April 2009
Model baru laptop Vastro Dell tetap bebas bloatware
Dell Inc kemarin menambah 3 model baru untuk Vastro, laptop keluaran Dell khusus Small Business. Juga tetap melanjutkan kebijakan selama 2 tahun yang membebaskan system yang dipasarkan dari segala macam bloatware. Bloatware adalah software dengan kemampuan yang dibatasi yang sangat dibenci oleh pengguna laptop karena hanya menghabis-habiskan kapasitas media penyimpanan.
Bloatware atau yang diistilahkan sebagai trialware atau crapware, merupakan sebuah trial software yang biasanya sudah diinstall (pre-installed) pada PC atau laptop baru, biasanya perusahaan software pembuat trialware membayar untuk menyertakan trialware mereka ke dalam hardware kepada perusahaan pembuat software. Namun software ini membuat para pengguna pusing tujuh keliling karena mengambil resource hardware dan kemungkinan mengganggu sistem keamanan sistem yang sudah ada.
Dell memberikan dukungan kepada pengguna untuk bisa menghindari bloatware pada saat memperkenalkan jajaran laptop Vastro pada Juli 2007. Itu juga merupakan suatu gerakan yang diikuti oleh gerakan awal dalam pemberian pilihan bagi para pembeli software untuk menolak software-software yang tidak mereka inginkan. Perusahaan juga mengumumkan bahwa 3 model baru dari Vastro tersebut akan preloaded hanya dengan software-software yang pengguna inginkan.
Laptop Vastro menyasar pengguna bisnis yang memiliki anggaran minim, namun laptop ini sudah disertakan dengan teknologi storage, keamanan dan videoconferencing terbaru. Sebagai contoh, Vastro mendukung teknologi solid-state disk (SSD) yang lebih cepat dan hemat energi dibandingkan sistem hard drive konvensional.
Model terbaru Vastro 1320, 1520 dan 1720 menggunakan processor Intel Core 2 Duo atau Celeron yang jalan pada Windows Vista dan ada pilihan "Downgrade" to Windows XP. Ukuran layar 13.3 inchi pada 1320, 15,4 inchi pada 1520 dan 17 inchi pada 1720. Dell mengungkapkan bahwa laptop ini telah diaplikasikan teknologi tinggi pada keamanannya untuk melindungi data, yang termasuk finger print autentication untuk user yang akan login dan terdapat software dari Wave System Corp. untuk meng-encripsi data pada disk drive.
Pengguna bisa memilih menggunakan graphic card integrated atau yang terpisah dari NVidia GeForce. System bisa support sampai 8GB memori DDR2, juga untuk storage bisa memilih antara 320GB hard drive atau 128GB SSD. Juru bicara Dell tidak menyebutkan jangka waktu batere dari laptop ini karena tergantung dari konfigurasi dari yang permintaan pengguna.
Harga berkisar mulai $569, 1320 memiliki berat 4.1 lbs dengan 4 cell-battery dan tanpa optical drive. Untuk 1520 harga dimulai pada $629 dengan berat 5.38 lbs sedangkan untuk 1720 seharga dari $649 dengan berat 6.8 lbs.
Saat ini laptop ini telah tersedia untuk Amerika Utara dan beberapa negara di Amerika Selatan. Dell akan juga akan me-release-nya di Eropa, Timur Tengah dan Afrika pada Kamis depan dan bulan depan khusus untuk beberapa negara Asia.
Bloatware atau yang diistilahkan sebagai trialware atau crapware, merupakan sebuah trial software yang biasanya sudah diinstall (pre-installed) pada PC atau laptop baru, biasanya perusahaan software pembuat trialware membayar untuk menyertakan trialware mereka ke dalam hardware kepada perusahaan pembuat software. Namun software ini membuat para pengguna pusing tujuh keliling karena mengambil resource hardware dan kemungkinan mengganggu sistem keamanan sistem yang sudah ada.
Dell memberikan dukungan kepada pengguna untuk bisa menghindari bloatware pada saat memperkenalkan jajaran laptop Vastro pada Juli 2007. Itu juga merupakan suatu gerakan yang diikuti oleh gerakan awal dalam pemberian pilihan bagi para pembeli software untuk menolak software-software yang tidak mereka inginkan. Perusahaan juga mengumumkan bahwa 3 model baru dari Vastro tersebut akan preloaded hanya dengan software-software yang pengguna inginkan.
Laptop Vastro menyasar pengguna bisnis yang memiliki anggaran minim, namun laptop ini sudah disertakan dengan teknologi storage, keamanan dan videoconferencing terbaru. Sebagai contoh, Vastro mendukung teknologi solid-state disk (SSD) yang lebih cepat dan hemat energi dibandingkan sistem hard drive konvensional.
Model terbaru Vastro 1320, 1520 dan 1720 menggunakan processor Intel Core 2 Duo atau Celeron yang jalan pada Windows Vista dan ada pilihan "Downgrade" to Windows XP. Ukuran layar 13.3 inchi pada 1320, 15,4 inchi pada 1520 dan 17 inchi pada 1720. Dell mengungkapkan bahwa laptop ini telah diaplikasikan teknologi tinggi pada keamanannya untuk melindungi data, yang termasuk finger print autentication untuk user yang akan login dan terdapat software dari Wave System Corp. untuk meng-encripsi data pada disk drive.
Pengguna bisa memilih menggunakan graphic card integrated atau yang terpisah dari NVidia GeForce. System bisa support sampai 8GB memori DDR2, juga untuk storage bisa memilih antara 320GB hard drive atau 128GB SSD. Juru bicara Dell tidak menyebutkan jangka waktu batere dari laptop ini karena tergantung dari konfigurasi dari yang permintaan pengguna.
Harga berkisar mulai $569, 1320 memiliki berat 4.1 lbs dengan 4 cell-battery dan tanpa optical drive. Untuk 1520 harga dimulai pada $629 dengan berat 5.38 lbs sedangkan untuk 1720 seharga dari $649 dengan berat 6.8 lbs.
Saat ini laptop ini telah tersedia untuk Amerika Utara dan beberapa negara di Amerika Selatan. Dell akan juga akan me-release-nya di Eropa, Timur Tengah dan Afrika pada Kamis depan dan bulan depan khusus untuk beberapa negara Asia.
Membangun "Ultimate Wireless Networks" Bagian 6
Memperluas Jaringan Wireless ke Perangkat-Perangkat Berkabel
Jika anda memiliki perangkat yang support hanya ethernet dan anda lebih memilih ingin menghubungkannya secara wireless, anda bisa menggunakan network bridge daripada menarik kabel. Metode Wireless Bridge bisa bekerja dengan baik dengan perangkat Xbox360, TiVo atau perangkat wireless lainnya. Walau saya lebih memilih jaringan kabel yang lebih sederhana dengan kecepatan data yang tinggi, wireless terlihat lebih atraktif. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk memulainya.
Prosesnya sama dengan proses setup wireless router, pertama-tama hubungkan PC dengan Bridge via ethernet. Untuk sementara matikan PC wifi apabila diperlukan. Anda harus mengkonfigurasi detail ethernet PC anda secara manual karena perangkat bridge tidak mem-broadcast DHCP address. Buka Network Connection pada Control Panel dan klik kanan Local Area Network. Pilih Properties. Klik 2x Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik radio button untuk menggunakan IP Address yang ada.
Carilah pada dokumentasi dari perangkat bridge, IP address mana yang merupakan default-nya. Masukkan 3 set IP address yang pertama sesuai default, namun bedakan untuk set yang keempat. Sebagai contoh, Netgear 5GHz Wireless-N Adapter (WNHDE111) default IP 192.168.0.241, jadi saya menggunakan IP 192.168.0.2 (pilih angka antara 2 sampai 254). Biarkan subnet mask tetap 255.255.255.0, kecuali Windows meminta subnet mask yang lain. Tekan OK 2x untuk melanjutkan.
Masukkan IP address perangkat bridge pada web browser dan masuk ke bagian konfigurasi dari bridge tersebut. Konfigurasikan wireless settingnya sehingga cocok dengan jaringan wireless anda, gunakan SSID yang sama dan detail encripsinya. Biarkan bridge di-set untuk menerima DHCP detail dari router anda.
Restart bridge, dan kembalikan setting DHCP pada PC anda dengan kembali membuka Local Area Connection pada Network Connection di Control Panel. Klik 2x Internet Protocol (TCP/IP) dan klik button untuk bisa memperoleh IP address secara otomatis. Apabila PC bisa online, cabut kabel ethernet dan hanya hubungkan bridge dengan perangkat only-wired anda. Jika anda kekuranga port, anda tinggal perlu menambah switch.
Jika anda memiliki perangkat yang support hanya ethernet dan anda lebih memilih ingin menghubungkannya secara wireless, anda bisa menggunakan network bridge daripada menarik kabel. Metode Wireless Bridge bisa bekerja dengan baik dengan perangkat Xbox360, TiVo atau perangkat wireless lainnya. Walau saya lebih memilih jaringan kabel yang lebih sederhana dengan kecepatan data yang tinggi, wireless terlihat lebih atraktif. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk memulainya.
Prosesnya sama dengan proses setup wireless router, pertama-tama hubungkan PC dengan Bridge via ethernet. Untuk sementara matikan PC wifi apabila diperlukan. Anda harus mengkonfigurasi detail ethernet PC anda secara manual karena perangkat bridge tidak mem-broadcast DHCP address. Buka Network Connection pada Control Panel dan klik kanan Local Area Network. Pilih Properties. Klik 2x Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik radio button untuk menggunakan IP Address yang ada.
Carilah pada dokumentasi dari perangkat bridge, IP address mana yang merupakan default-nya. Masukkan 3 set IP address yang pertama sesuai default, namun bedakan untuk set yang keempat. Sebagai contoh, Netgear 5GHz Wireless-N Adapter (WNHDE111) default IP 192.168.0.241, jadi saya menggunakan IP 192.168.0.2 (pilih angka antara 2 sampai 254). Biarkan subnet mask tetap 255.255.255.0, kecuali Windows meminta subnet mask yang lain. Tekan OK 2x untuk melanjutkan.
Masukkan IP address perangkat bridge pada web browser dan masuk ke bagian konfigurasi dari bridge tersebut. Konfigurasikan wireless settingnya sehingga cocok dengan jaringan wireless anda, gunakan SSID yang sama dan detail encripsinya. Biarkan bridge di-set untuk menerima DHCP detail dari router anda.
Restart bridge, dan kembalikan setting DHCP pada PC anda dengan kembali membuka Local Area Connection pada Network Connection di Control Panel. Klik 2x Internet Protocol (TCP/IP) dan klik button untuk bisa memperoleh IP address secara otomatis. Apabila PC bisa online, cabut kabel ethernet dan hanya hubungkan bridge dengan perangkat only-wired anda. Jika anda kekuranga port, anda tinggal perlu menambah switch.
Membangun "Ultimate Wireless Networks" Bagian 5
Firewall Security
Router anda umumnya terdapat sebuah firewall yang terdiri dari 2 bagian, yaitu Network Address Translation (NAT) dan Statefull Package Inspection (SPI). Cara setting yang instan adalah mengaktifkan NAT secara default. Metode routing ini memungkinkan traffic internet terhubung router dengan sebuah IP address eksternal; router mengontrol komputer mana yang bisa mngirim dan menerima informasi. SPI menangani langkah ini lebih kompleks; dengan meyakinkan data yang diterima internal PC-PC anda merupakan respon dari permintaan yang sebelumnya diminta. Aktifkan SPI router anda pada halaman konfigurasi router (biasanya dibawah tab Security). Dengan aktifnya SPI, router akan mengabaikan traffic data yang tidak diminta. Terkadang, settingan ini men-blok traffic seperti game atau aplikasi lain yang anda inginkan. Jika anda memiliki masalah untuk aplikasi tertentu, ubah setting port-forwarding. Intinya ini dilakukan dengan menambah port ekternal buat aplikasi tertentu yang sebelumnya di-blok oleh router dan masuk ke internal IP address pada PC tersebut. Banyak port number secara umum bisa dicari secara online/internet.
Penggunaan Switch sebagai Penambah Jumlah Port
Beberapa jaringan rumah atau kantor memerlukan lebih banyak port daripada 4 port yang ditawarkan pada router. Peningkatan jumlah tersebut bisa disebabkan karena ada tambahan PC atau printer. Penambahan jumlah kebutuhan port tersebut tidak mesti diatasi dengan membeli router baru, anda tinggal menambah switch yang harganya cukup terjangkau. Dulu penggunaan switch masih jarang, HUB merupakan perangkat multiplexing yang umum digunakan. Hub secara teknis berfungsi untuk menambah port, namun sangat jelek untuk traffic. Hub tidak bisa mengirim dan menerima data secara simultan dan data di-broadcast kemana-mana oleh hub. Hasil akhirnya adalah traffic data sering kali terjadi tabrakan dan harus mengulang kembali proses transmisi; hal ini menyebabkan traffic menjadi sangat lamban. Namun sekarang ada perangkat switch yang bisa mengatasi masalah tersebut.
Switch mampu mengirim dan menerima data dalam waktu yang bersamaan. Cobalah membeli switch dengan jumlah port yang anda butuhkan. Jika nanti anda tetap kekurangan port, anda tinggal membelinya lagi. Anda sebaiknya memilih swith yang support gigabit ethernet, walaupun saat ini anda masih menggunakan hardware 100base-T. Kedepannya anda masih bisa mengembangkan perangkat-perangkat anda yang lain untuk menjadi gigabit untuk memperoleh traffic yang lebih baik. Hindari penggunaan switch 100Base-T. Untuk instalasinya, sangatlah mudah. Hubungkan kabel antara router dan switch anda lalu hubungkan perangkat anda dengan switch pada port-port yang kosong.
Router anda umumnya terdapat sebuah firewall yang terdiri dari 2 bagian, yaitu Network Address Translation (NAT) dan Statefull Package Inspection (SPI). Cara setting yang instan adalah mengaktifkan NAT secara default. Metode routing ini memungkinkan traffic internet terhubung router dengan sebuah IP address eksternal; router mengontrol komputer mana yang bisa mngirim dan menerima informasi. SPI menangani langkah ini lebih kompleks; dengan meyakinkan data yang diterima internal PC-PC anda merupakan respon dari permintaan yang sebelumnya diminta. Aktifkan SPI router anda pada halaman konfigurasi router (biasanya dibawah tab Security). Dengan aktifnya SPI, router akan mengabaikan traffic data yang tidak diminta. Terkadang, settingan ini men-blok traffic seperti game atau aplikasi lain yang anda inginkan. Jika anda memiliki masalah untuk aplikasi tertentu, ubah setting port-forwarding. Intinya ini dilakukan dengan menambah port ekternal buat aplikasi tertentu yang sebelumnya di-blok oleh router dan masuk ke internal IP address pada PC tersebut. Banyak port number secara umum bisa dicari secara online/internet.
Penggunaan Switch sebagai Penambah Jumlah Port
Beberapa jaringan rumah atau kantor memerlukan lebih banyak port daripada 4 port yang ditawarkan pada router. Peningkatan jumlah tersebut bisa disebabkan karena ada tambahan PC atau printer. Penambahan jumlah kebutuhan port tersebut tidak mesti diatasi dengan membeli router baru, anda tinggal menambah switch yang harganya cukup terjangkau. Dulu penggunaan switch masih jarang, HUB merupakan perangkat multiplexing yang umum digunakan. Hub secara teknis berfungsi untuk menambah port, namun sangat jelek untuk traffic. Hub tidak bisa mengirim dan menerima data secara simultan dan data di-broadcast kemana-mana oleh hub. Hasil akhirnya adalah traffic data sering kali terjadi tabrakan dan harus mengulang kembali proses transmisi; hal ini menyebabkan traffic menjadi sangat lamban. Namun sekarang ada perangkat switch yang bisa mengatasi masalah tersebut.
Switch mampu mengirim dan menerima data dalam waktu yang bersamaan. Cobalah membeli switch dengan jumlah port yang anda butuhkan. Jika nanti anda tetap kekurangan port, anda tinggal membelinya lagi. Anda sebaiknya memilih swith yang support gigabit ethernet, walaupun saat ini anda masih menggunakan hardware 100base-T. Kedepannya anda masih bisa mengembangkan perangkat-perangkat anda yang lain untuk menjadi gigabit untuk memperoleh traffic yang lebih baik. Hindari penggunaan switch 100Base-T. Untuk instalasinya, sangatlah mudah. Hubungkan kabel antara router dan switch anda lalu hubungkan perangkat anda dengan switch pada port-port yang kosong.
Label:
firewall security untuk router,
hub,
NAT,
SIP,
switch
Membangun "Ultimate Wireless Networks" Bagian 4
Langkah berikutnya adalah mengontrol koneksi client dengan MAC filtering.
Sebuah pilihan tambahan untuk lapisan keamanan jaringan anda yang dikenal dengan "address filtering" berfungsi untuk mencocokkan perangkat-perangkat yang terhubung ke jaringan dengan daftar perangkat yang sudah anda "approve", sehingga walaupun ada orang yang mengetaui username dan password router anda, router tidak akan mengijinkan perangkat yang tidak terdaftar untuk masuk jaringan. Daftar tersebut mengandalkan dari keunikan dari MAC (media access control) dari setiap perangkat dari pabrikannya. Tidak ada 2 perangkat yang sama memiliki MAC yang sama pula. Secara teori, hacker bisa mengubah MAC address mereka menjadi MAC address anggota jaringan anda, itupun jika mereka tau MAC address tersebut. Namun serangan seperti itu kemungkinan besar gagal atau bahkan jarang yang mencobanya apabila anda sudah melakukan sistem-sistem keamanan yang sebelumnya saya bahas.
Penambahan fasilitas address filtering akan menambah waktu perangkat untuk mengakses jaringan namun sebagai gantinya, anda akan merasa lebih aman. Jangan membayangkan address filtering sama seperti encryption data pada WPA2 yang mencegah "interloper" untuk memotong transmisi jaringan anda. Masuklah kembali ke halaman konfigurasi pada wireless router anda dan masukkan password admin anda untuk login. Cari pilihan untuk mengkonfigurasi MAC address filtering (biasanya dengan istilah "network filtering") yang umunya terdapat pada bagian "wireless setting". Aktifkan "enable" untuk filter dan set sehingga hanya perangkat yang terdaftar di list anda yang hanya bisa mengakses jaringan. Banyak router memiliki fasilitas "button" semua perangkat yang terkoneksi dan anda bisa melakukan penambahan perangkat secara otomatis. Jika fasilitas itu tidak ada, sebelum filter diaktifkan anda bisa meng-copy MAC address dari tabel DHCP client; biasanya terdapat pada daftar yang berjudul "Status" atau "Wireless Status". Setelah itu simpan hasil perubahan setting dan lakukan restart apabila diperlukan.
Kedepannya, anda harus memasukkan MAC address untuk perangkat baru yang ingin mengakses jaringan anda. Untuk melihat MAC address sebuah laptop, anda cukup meng-clik Start, Run dan ketik cmd dan tekan OK. Lalu ketik ipconfig/all lalu tekan enter. Lalu cari 6 pasang angka dan huruf pada ethernet adapter di bagian Wireless Network Configuration.
Sebuah pilihan tambahan untuk lapisan keamanan jaringan anda yang dikenal dengan "address filtering" berfungsi untuk mencocokkan perangkat-perangkat yang terhubung ke jaringan dengan daftar perangkat yang sudah anda "approve", sehingga walaupun ada orang yang mengetaui username dan password router anda, router tidak akan mengijinkan perangkat yang tidak terdaftar untuk masuk jaringan. Daftar tersebut mengandalkan dari keunikan dari MAC (media access control) dari setiap perangkat dari pabrikannya. Tidak ada 2 perangkat yang sama memiliki MAC yang sama pula. Secara teori, hacker bisa mengubah MAC address mereka menjadi MAC address anggota jaringan anda, itupun jika mereka tau MAC address tersebut. Namun serangan seperti itu kemungkinan besar gagal atau bahkan jarang yang mencobanya apabila anda sudah melakukan sistem-sistem keamanan yang sebelumnya saya bahas.
Penambahan fasilitas address filtering akan menambah waktu perangkat untuk mengakses jaringan namun sebagai gantinya, anda akan merasa lebih aman. Jangan membayangkan address filtering sama seperti encryption data pada WPA2 yang mencegah "interloper" untuk memotong transmisi jaringan anda. Masuklah kembali ke halaman konfigurasi pada wireless router anda dan masukkan password admin anda untuk login. Cari pilihan untuk mengkonfigurasi MAC address filtering (biasanya dengan istilah "network filtering") yang umunya terdapat pada bagian "wireless setting". Aktifkan "enable" untuk filter dan set sehingga hanya perangkat yang terdaftar di list anda yang hanya bisa mengakses jaringan. Banyak router memiliki fasilitas "button" semua perangkat yang terkoneksi dan anda bisa melakukan penambahan perangkat secara otomatis. Jika fasilitas itu tidak ada, sebelum filter diaktifkan anda bisa meng-copy MAC address dari tabel DHCP client; biasanya terdapat pada daftar yang berjudul "Status" atau "Wireless Status". Setelah itu simpan hasil perubahan setting dan lakukan restart apabila diperlukan.
Kedepannya, anda harus memasukkan MAC address untuk perangkat baru yang ingin mengakses jaringan anda. Untuk melihat MAC address sebuah laptop, anda cukup meng-clik Start, Run dan ketik cmd dan tekan OK. Lalu ketik ipconfig/all lalu tekan enter. Lalu cari 6 pasang angka dan huruf pada ethernet adapter di bagian Wireless Network Configuration.
Sabtu, 04 April 2009
Membangun "Ultimate Wireless Networks" Bagian 3
Langkah berikutnya adalah menghubungkan router dengan perangkat client.
PC client yang sudah terdapat perangkat wireless biasanya sudah terdapat software konfigurasi dari perusahaan pembuat perangkat wifi tersebut dan juga terdapat pada aplikasi Windows Control Panel pada operating system Windows. Anda bisa menggunakan salah satu dari dua pilihan tersebut, tapi saya akan fokus pada tool-tool yang ada pada Windows. Pastikan anda mencari tool-tool tambahan yang diperlukan sebagai pilihan agar Windows bisa melakukan control lebih baik terhadap jaringan anda.
Buka Network Connection pada Control Panel, lalu klik kanan pada Wireless Network Connection dan pilih Properties. Lalu pilih tab Wireless Connection dan klik Add. Masukkan SSID untuk jaringan, lalu klik box yang bertulis Connect walaupun jaringan ini tidak di-broadcast. Pilih WPA2 untuk Network Autentication. Set Data encryption sebagai AES dan klik OK 2 kali. Kembali double-click Wireless Network Connection pada Control Panel, pilih Wireless Network dan klik Connect. Masukkan password jaringan, lalu klik Connect. PC akan secara otomatis menyimpan password tersebut dan untuk seterusnya PC akan terkoneksi secara otomatis.
PC client yang sudah terdapat perangkat wireless biasanya sudah terdapat software konfigurasi dari perusahaan pembuat perangkat wifi tersebut dan juga terdapat pada aplikasi Windows Control Panel pada operating system Windows. Anda bisa menggunakan salah satu dari dua pilihan tersebut, tapi saya akan fokus pada tool-tool yang ada pada Windows. Pastikan anda mencari tool-tool tambahan yang diperlukan sebagai pilihan agar Windows bisa melakukan control lebih baik terhadap jaringan anda.
Buka Network Connection pada Control Panel, lalu klik kanan pada Wireless Network Connection dan pilih Properties. Lalu pilih tab Wireless Connection dan klik Add. Masukkan SSID untuk jaringan, lalu klik box yang bertulis Connect walaupun jaringan ini tidak di-broadcast. Pilih WPA2 untuk Network Autentication. Set Data encryption sebagai AES dan klik OK 2 kali. Kembali double-click Wireless Network Connection pada Control Panel, pilih Wireless Network dan klik Connect. Masukkan password jaringan, lalu klik Connect. PC akan secara otomatis menyimpan password tersebut dan untuk seterusnya PC akan terkoneksi secara otomatis.
Jumat, 03 April 2009
Membangun "Ultimate Wireless Networks" Bagian 2
Mengkonfigurasi Router
Ini merupakan langkah yang kedua dalam mempersiapkan suatu jaringan wireless setelah pemilihan router.
Sebagian besar paket produk router telah menyediakan disc instalasi, tapi saya sarankan untuk menyingkirkan disc itu dan mulai melakukan konfigurasi secara manual dengn web browser. Dengan disc instalasi memang instalasi dan konfigurasi menjadi terasa nyaman karena serba default dan dituntun, namun dengan web browser bisa melakukan konfigurasi advance. Dengan web browser, anda juga bisa melakukan konfigurasi dengan semua PC yang telah terkoneksi dengan router tersebut, tanpa menggunakan disc tadi. Sekali anda telah terbiasa untuk melakukan konfigurasi dengan interface web browser, anda akan menjadi lebih siap dalam menghadapi masalah pada jaringan anda di masa mendatang. Hampir semua router memiliki menu option yang mirip namun hanya sedikit perbedaan dalam proses konfigurasinya. Berikut ini langkah-langkah untuk memulainya.
Penempatan posisi router merupakan langkah awal. Untuk memperoleh jangkauan sinyal yang optimum, tempatkan router pada daerah yang lebih tinggi seperti di atas rak atau ditempel di bagian atas tembok yang berada di tengah ruangan. Hubungkan dengan kabel ethernet antara modem (dial-up atau ADSL) atau switch (yang terhubung dengan perangkat radio jika menggunakan wireless ISP) dengan router anda, pastikan pada port internet router anda. Untuk memperoleh throghput yang baik, pastikan anda menggunakan kabel UTP Cat5e atau standar yang lebih baik. Untuk mengkonfigurasikan router ini, koneksikan router anda dengan PC atau laptop dengan kabel pada port LAN router anda. Jika anda menggunakan laptop, kabel tadi bisa anda cabut setelah konfigurasi selesai dilakukan untuk menggunakan fasilitas wirelessnya.
Detail pertama yang perlu diketahui untuk router anda adalah IP Address-nya. Terkadang IP router dicantumkan pada manual router namun jika tidak, anda bisa mencarinya di control pannel tepatnya di Windows Network Connections. List pada bagian Local Area Connections seharusnya muncul "connected" karena router anda otomatis ke setting default dengan DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol). Double-click pada koneksi list tadi dan pilih tab Support. Tolong diingat ataupun dicatat IP Address dari Default Gateway-nya (umumnya adalah 192.168.1.1 atau 192.168.0.1).
Buka web browser anda, dan masukkan IP Address router anda pada kolom site pada browser ada (kolom yang biasa untuk mengetik alamat website). Awalnya akan muncul window baru yang menanyakan username dan password. Informasi username dan password umumnya tercantum pada dokumentasi atau manual dari router anda. Setelah anda masuk, anda memiliki kontrol untuk setting menyeluruh terhadap router anda. Pertama anda harus mengubah user name dan password router anda dengan alasan keamanan. Setiap orang yang terhubung dengan router bisa masuk ke bagian konfigurasi dengan mudah dan mengacak-acak konfigurasi yang telah anda buat apabila anda menggunakan username dan password default. Cari di bagian tab Administration, untuk melakukan perubahan user name dan password. Simpan hasil perubahan tersebut dan tutup browser anda. Buka kembali browser anda dan masuk dengan user name dan password yang baru.
Berikutnya ubah IP Address dan Subnet router anda. Hal ini memberi anda sedikit lapisan keamanan untuk jaringan anda, juga bisa menghindari terjadinya konfik dengan IP dari perangkat yang lain serta memudahkan dalam perawatan di kemudian hari. Carilah pada bagian basic setting dan ubah IP menjadi 192.168.x.1 dimana x adalah angka yang terbentang dari 1 sampai 254. Catat IP tersebut, simpan perubahan setting dan tutup kembali browser anda. Buka kembali browser dan masuk menggunakan IP yang baru pada URL (umumnya router memerlukan beberapa waktu untuk menyimpan perubahan setting dan pada saat restart).
Sekarang anda bisa melindungi jaringan anda dengan sistem keamanan yang lebih ketat dengan mengubah SSID dan Wifi Encryption. Perlu diingat bahwa konfigurasi dan setting-an default menjadi santapan empuk buat hacker untuk mengganggu jaringan anda. Pertama cari bagian wireless configuration dan basic setting, anda disable wifi protection setup jika dibutuhkan. Ubah nama network dengan nama yang unik (tidak mudah ditebak orang), dan anda bisa mematikan SSID Broadcast untuk menambah lapisan keamanan anda. Para pengguna iseng biasanya dengan mudah menemukan "hidden network", namun setidaknya jaringan anda tidak mudah diakses karena bukan jaringan "default". Jika anda menggunakan protokol 802.11n pada PC/laptop dan juga router anda, aktifkan wideband broadcast pada 400MHz (matikan feature itu atau set auto jika anda merasa setting itu mengganggu jaringan anda dan ini sering terjadi karena adanya interference dari jaringan sekitar). Setelah itu simpan hasil perubahan setting anda.
Traffic Wifi tanpa password tanpa encryption berpeluang bagi orang yang meng-hack jaringan anda untuk melakukan pemotongan jalur data dan juga membaca data-data anda. Memfungsikan WPA2 Personal Security yang umumnya terdapat pada tab Wireless Security akan berfungsi untuk menutupi "lubang" tadi. Masukkan password yang panjang dengan variasi huruf dan angka yang tidak mudah ditebak lalu simpan hasil perubahan konfigurasi. Jika router atau perangkat client anda hanya support WEP dan WPA, anda bisa menggunakan salah satu dari sistem keamanan tersebut. Namun anda perlu extra hati-hati karena WEP dan WPA memiliki sistem keamanan yang kurang dibandingkan WPA2. Alternatif yang lebih baik adalah dengan menggunakan multiple access point atau single access point yang bisa melakukan broadcast ke multiple SSID.
Ini merupakan langkah yang kedua dalam mempersiapkan suatu jaringan wireless setelah pemilihan router.
Sebagian besar paket produk router telah menyediakan disc instalasi, tapi saya sarankan untuk menyingkirkan disc itu dan mulai melakukan konfigurasi secara manual dengn web browser. Dengan disc instalasi memang instalasi dan konfigurasi menjadi terasa nyaman karena serba default dan dituntun, namun dengan web browser bisa melakukan konfigurasi advance. Dengan web browser, anda juga bisa melakukan konfigurasi dengan semua PC yang telah terkoneksi dengan router tersebut, tanpa menggunakan disc tadi. Sekali anda telah terbiasa untuk melakukan konfigurasi dengan interface web browser, anda akan menjadi lebih siap dalam menghadapi masalah pada jaringan anda di masa mendatang. Hampir semua router memiliki menu option yang mirip namun hanya sedikit perbedaan dalam proses konfigurasinya. Berikut ini langkah-langkah untuk memulainya.
Penempatan posisi router merupakan langkah awal. Untuk memperoleh jangkauan sinyal yang optimum, tempatkan router pada daerah yang lebih tinggi seperti di atas rak atau ditempel di bagian atas tembok yang berada di tengah ruangan. Hubungkan dengan kabel ethernet antara modem (dial-up atau ADSL) atau switch (yang terhubung dengan perangkat radio jika menggunakan wireless ISP) dengan router anda, pastikan pada port internet router anda. Untuk memperoleh throghput yang baik, pastikan anda menggunakan kabel UTP Cat5e atau standar yang lebih baik. Untuk mengkonfigurasikan router ini, koneksikan router anda dengan PC atau laptop dengan kabel pada port LAN router anda. Jika anda menggunakan laptop, kabel tadi bisa anda cabut setelah konfigurasi selesai dilakukan untuk menggunakan fasilitas wirelessnya.
Detail pertama yang perlu diketahui untuk router anda adalah IP Address-nya. Terkadang IP router dicantumkan pada manual router namun jika tidak, anda bisa mencarinya di control pannel tepatnya di Windows Network Connections. List pada bagian Local Area Connections seharusnya muncul "connected" karena router anda otomatis ke setting default dengan DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol). Double-click pada koneksi list tadi dan pilih tab Support. Tolong diingat ataupun dicatat IP Address dari Default Gateway-nya (umumnya adalah 192.168.1.1 atau 192.168.0.1).
Buka web browser anda, dan masukkan IP Address router anda pada kolom site pada browser ada (kolom yang biasa untuk mengetik alamat website). Awalnya akan muncul window baru yang menanyakan username dan password. Informasi username dan password umumnya tercantum pada dokumentasi atau manual dari router anda. Setelah anda masuk, anda memiliki kontrol untuk setting menyeluruh terhadap router anda. Pertama anda harus mengubah user name dan password router anda dengan alasan keamanan. Setiap orang yang terhubung dengan router bisa masuk ke bagian konfigurasi dengan mudah dan mengacak-acak konfigurasi yang telah anda buat apabila anda menggunakan username dan password default. Cari di bagian tab Administration, untuk melakukan perubahan user name dan password. Simpan hasil perubahan tersebut dan tutup browser anda. Buka kembali browser anda dan masuk dengan user name dan password yang baru.
Berikutnya ubah IP Address dan Subnet router anda. Hal ini memberi anda sedikit lapisan keamanan untuk jaringan anda, juga bisa menghindari terjadinya konfik dengan IP dari perangkat yang lain serta memudahkan dalam perawatan di kemudian hari. Carilah pada bagian basic setting dan ubah IP menjadi 192.168.x.1 dimana x adalah angka yang terbentang dari 1 sampai 254. Catat IP tersebut, simpan perubahan setting dan tutup kembali browser anda. Buka kembali browser dan masuk menggunakan IP yang baru pada URL (umumnya router memerlukan beberapa waktu untuk menyimpan perubahan setting dan pada saat restart).
Sekarang anda bisa melindungi jaringan anda dengan sistem keamanan yang lebih ketat dengan mengubah SSID dan Wifi Encryption. Perlu diingat bahwa konfigurasi dan setting-an default menjadi santapan empuk buat hacker untuk mengganggu jaringan anda. Pertama cari bagian wireless configuration dan basic setting, anda disable wifi protection setup jika dibutuhkan. Ubah nama network dengan nama yang unik (tidak mudah ditebak orang), dan anda bisa mematikan SSID Broadcast untuk menambah lapisan keamanan anda. Para pengguna iseng biasanya dengan mudah menemukan "hidden network", namun setidaknya jaringan anda tidak mudah diakses karena bukan jaringan "default". Jika anda menggunakan protokol 802.11n pada PC/laptop dan juga router anda, aktifkan wideband broadcast pada 400MHz (matikan feature itu atau set auto jika anda merasa setting itu mengganggu jaringan anda dan ini sering terjadi karena adanya interference dari jaringan sekitar). Setelah itu simpan hasil perubahan setting anda.
Traffic Wifi tanpa password tanpa encryption berpeluang bagi orang yang meng-hack jaringan anda untuk melakukan pemotongan jalur data dan juga membaca data-data anda. Memfungsikan WPA2 Personal Security yang umumnya terdapat pada tab Wireless Security akan berfungsi untuk menutupi "lubang" tadi. Masukkan password yang panjang dengan variasi huruf dan angka yang tidak mudah ditebak lalu simpan hasil perubahan konfigurasi. Jika router atau perangkat client anda hanya support WEP dan WPA, anda bisa menggunakan salah satu dari sistem keamanan tersebut. Namun anda perlu extra hati-hati karena WEP dan WPA memiliki sistem keamanan yang kurang dibandingkan WPA2. Alternatif yang lebih baik adalah dengan menggunakan multiple access point atau single access point yang bisa melakukan broadcast ke multiple SSID.
Kamis, 02 April 2009
Booming smartphone dengan Wifi
Wifi sudah digunakan secara jamak pada perangkat mobile seperti iPhones, menurut hasil research yang dilakukan baru-baru ini. Wifi juga sebentar lagi akan muncul di semua produk smartphone dan cell phone di seluruh dunia.
"Wifi itu seperti cokelat", celoteh Edgar Figueroa, exeutive director dari Wi-Fi Alliance. Hal ini diungkapkannya sesaat sebelum pembukaan acara International CTIA Wireless di Las Vegas. "Tiga per empat dari orang-orang yang memiliki fasilitas wifi pada phone-nya, memanfaatkan feature tersebut dan setengah dari traffic iPhone melalui wifi", menurut ABI. Penelitian ABI yang meneliti tentang hal tersebut mengungkapkan, semua perusahaan besar pembuat smartphone telah merencanakan menyertakan feature wifi pada smartphonenya, dengan suppport dari banyak penyedia layanan yang mampu menangani file-file besar seperti film dan lagu.
"Saat ini hanya 44% smartphone sudah memiliki wifi dan angka itu akan meningkat menjadi 90% pada tahun 2014", tambah ABI lagi.ABI juga memprediksi dengan penambahan wifi pada cell phone "tradisional" akan meningkatkan penyerapan pasar menjadi 141 juta unit di tahun 2009 dan membumbung tinggi pada tahun 2014 menjadi 520 juta unit.
"Hal yang paling mengejutkan dari hasil survey adalah wifi telah menjadi motor penggerak peningkatan penjualan smartphone," kata Figueroa. Tercatat bahwa orang-orang yang memiliki wifi pada phonenya dua kali lebih menyukai phonenya dibandingnya phone tanpa wifi. Dia juga menambahkan bahwa penyedia layanan cenderung setuju dan mengatakan wifi merupakan layanan yang melengkapi jaringan yang lain seperti 3G dan 4G dari sistem seluler. 600 juta perangkat yang telah digabungkan dengan wifi telah terkirim ke seluruh dunia.
Katanya, Wi-Fi Alliance telah berbicara dengan perusahaan penyedia layanan besar di seluruh dunia yang telah memasukkan wifi ke dalam rencana rancangan produk mereka juga dengan jaringan yang sudah ada. AT&T dan T-Mobile di Amerika juga telah mengakui nilai dari feature wifi tersebut. Dia juga mencatat, AT&T telah menggratiskan penggunaan wifi hotspot di Starbucks, T-Mobile telah men-setup sistemnya sehingga user bisa menelpon dengan koneksi wifi.
Skype for iPhone yang diluncurkan kemarin, memungkinkan pemilik iPhone untuk memanfaatkan layanan VoIP populer tersebut namun pada jaringan wifi saja. Ini dilakukan untuk melindungi layanan celulernya agar tidak ditinggalkan penggunanya. Figueroa mengatakan, "Wifi merupakan IP-based yang sangat mudah digunakan. Secara teori, throughput-nya bisa mencapai 500Mbit/sec, namun para pengguna sudah puas dengan kecepatan 100Mbit/sec". Dia juga menambahkan, dengan teknologi "device to device", wifi bisa langsung menghubungkan sebuah device dengan device yang lain tanpa membutuhkan sebuah router diantaranya.
Sebagai contoh, seorang pengguna bisa mengirim foto ke TV atau Projector dari perangkat wifi-nya tanpa adanya router, atau dari laptop ke printer. Para anggota Alliance sedang berusaha mengembangkan teknologi tersebut tahun depan, mungkin nantinya menggunakan nama lain (bukan wifi).
"Wifi itu seperti cokelat", celoteh Edgar Figueroa, exeutive director dari Wi-Fi Alliance. Hal ini diungkapkannya sesaat sebelum pembukaan acara International CTIA Wireless di Las Vegas. "Tiga per empat dari orang-orang yang memiliki fasilitas wifi pada phone-nya, memanfaatkan feature tersebut dan setengah dari traffic iPhone melalui wifi", menurut ABI. Penelitian ABI yang meneliti tentang hal tersebut mengungkapkan, semua perusahaan besar pembuat smartphone telah merencanakan menyertakan feature wifi pada smartphonenya, dengan suppport dari banyak penyedia layanan yang mampu menangani file-file besar seperti film dan lagu.
"Saat ini hanya 44% smartphone sudah memiliki wifi dan angka itu akan meningkat menjadi 90% pada tahun 2014", tambah ABI lagi.ABI juga memprediksi dengan penambahan wifi pada cell phone "tradisional" akan meningkatkan penyerapan pasar menjadi 141 juta unit di tahun 2009 dan membumbung tinggi pada tahun 2014 menjadi 520 juta unit.
"Hal yang paling mengejutkan dari hasil survey adalah wifi telah menjadi motor penggerak peningkatan penjualan smartphone," kata Figueroa. Tercatat bahwa orang-orang yang memiliki wifi pada phonenya dua kali lebih menyukai phonenya dibandingnya phone tanpa wifi. Dia juga menambahkan bahwa penyedia layanan cenderung setuju dan mengatakan wifi merupakan layanan yang melengkapi jaringan yang lain seperti 3G dan 4G dari sistem seluler. 600 juta perangkat yang telah digabungkan dengan wifi telah terkirim ke seluruh dunia.
Katanya, Wi-Fi Alliance telah berbicara dengan perusahaan penyedia layanan besar di seluruh dunia yang telah memasukkan wifi ke dalam rencana rancangan produk mereka juga dengan jaringan yang sudah ada. AT&T dan T-Mobile di Amerika juga telah mengakui nilai dari feature wifi tersebut. Dia juga mencatat, AT&T telah menggratiskan penggunaan wifi hotspot di Starbucks, T-Mobile telah men-setup sistemnya sehingga user bisa menelpon dengan koneksi wifi.
Skype for iPhone yang diluncurkan kemarin, memungkinkan pemilik iPhone untuk memanfaatkan layanan VoIP populer tersebut namun pada jaringan wifi saja. Ini dilakukan untuk melindungi layanan celulernya agar tidak ditinggalkan penggunanya. Figueroa mengatakan, "Wifi merupakan IP-based yang sangat mudah digunakan. Secara teori, throughput-nya bisa mencapai 500Mbit/sec, namun para pengguna sudah puas dengan kecepatan 100Mbit/sec". Dia juga menambahkan, dengan teknologi "device to device", wifi bisa langsung menghubungkan sebuah device dengan device yang lain tanpa membutuhkan sebuah router diantaranya.
Sebagai contoh, seorang pengguna bisa mengirim foto ke TV atau Projector dari perangkat wifi-nya tanpa adanya router, atau dari laptop ke printer. Para anggota Alliance sedang berusaha mengembangkan teknologi tersebut tahun depan, mungkin nantinya menggunakan nama lain (bukan wifi).
Foundation Server akhirnya di-release
Microsoft Corp. tanggal 1 April 2009 mengumumkan release dari anggota keluarga ke-10 dari Windows Server 2008 yang akan menyasar perusahaan-perusahaan yang memiliki karyawan kurang dari 15 orang. Windows Server 2008 Foundation menargetkan pasar untuk perusahaan yang tidak memiliki staff IT tetap, tetapi berkeinginan untuk tetap bisa melakukan penyimpanan dan sharing file, sharing printer, host software, serta memiliki internet gateway.
Release tersebut akan diinstall pada server low-end sebagai pre-installed yang harganya sudah sangat murah untuk kisaran saat ini dikarenakan turunnya harga hardware. Hawlett-Packard Co. berencana untuk merelease sebuah server dengan pre-installed yang harganya dibawah US$ 1,000.. Itu yang dikatakan oleh Julius Sinkevicius, Direktur dari Product Management dari Windows Server Microsoft Corp.
Microsoft telah menjual produk Small Business Server selama setahun belakangan. Versi Windows Server 2008 yang terbaru bisa menangani sampai 75 client. CEO Microsoft, Steve Ballmer berargumen bahwa ada kebutuhan lower-end yang harus ditawarkan oleh perusahaan pembuat software. "Jika seseorang mampu membeli hardware seharga US$500, dia akan sedikit enggan untuk mengeluarkan tambahan US$500 untuk operating system server yang baru dibelinya", kata Ballmer kepada para analis bulan Februari lalu.
Foundations Server akan bersaing dengan server yang jalan di operating system Linux yang gratis. salah satunya adalah milik IBM dengan Lotus Foundationnya sebagai penyedia tools untuk aplikasi server. IBM pertama kali mengumumkan produk "for-fee" dari Lotus Foundations pada bulan Januari 2008, yang juga menyasar small-business. Seperti Foundations server, produk ini juga akan dijual dengan bantuan para reseller dan system integrator.
Perbedaannya adalah Lotus Foundations memproduksi server dengan aplikasi "all-in-one", yaitu adanya beberapa feature dan aplikasi yang sudah terinstall sebagai tambahan pada operating system Linux. Mereka juga menyertakan Lotus Notes untuk aplikasi e-mail yang digabungkan dengan software Simphony productivity. Sedangkan Foundations Server dijual terpisah tanpa aplikasi apapun sebagai bundle-nya.
Pada sebuah blog, Bilal Jaffery Marketing Manager IBM Lotus Foundations mengomentari produk baru saingannya dari Microsoft. "Sebuah strategi untuk mengembangkan produk murah berjangka waktu pendek ini tidak menawarkan sesuatu yang baru ke pasar...Sebagai hasilnya partner-partner bisnis saya lebih memilih produk kami sehingga memberi kredibilitas lebih untuk revolusi Linux".
Sinkevicius mengatakan bahwa Microsoft akan mempengaruhi rekanan-rekanannya untuk mendorong peluncuran Windows Server Foundations di lebih dari 40 negara. Dia juga mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan small-business tidak hanya membeli berdasarkan harga atau feature, tapi lebih pada line-of-business yang perlu mereka jalankan, yang mana tersedia lebih banyak di Windows daripada di Linux.
Produk Windows Small Business Server dipaket dengan produk-produk microsoft seperti Exchange Server untuk e-mail, Share Point untuk kolaborasi dan Forefront sebagai keamanan. Hal ini membuat harga SBS menjadi sekitar US$ 1,089 belum termasuk hardware, masih merupakan tawaran yang bagus. Namun SBS sudah termasuk 5 Client Access License (CAL) dan membutuhkan tambahan biaya US$ 77 untuk penambahan client yang ingin mengakses server dan untuk aplikasi bundle-nya. Jadi perusahaan dengan 15 karyawan yang ingin menggunakan SBS memerlukan biaya US$ 1,879, belum termasuk hardware.
CAL tidak diperlukan pada Foundations Server. Namun Microsoft telah menambahkan teknologi server-nya untuk mencegah jumlah client lebih dari 15 client. Windows Server Foundations mendukung sebagan besar aplikasi yang ada pada Windows Server Standard dan juga semua aplikasi yang dikhususkan untuk produk tersebut, ungkap Sinkevicius. Batasan buat Foundations adalah 1 unit CPU (untuk banyak processor juga), 8GB RAM, tanpa Hyper-V virtualization dan tentu saja pembatasan untuk 15 client.
Foundations Server juga hanya untuk versi 64-bit. Microsoft telah menyebutkan bahwa untuk kedepannya, semua produk Windows Server 2008 yang dimulai pada edisi R2 dan pada tahun 2010 semua produk hanya akan ada pada 64-bit. Karena Foundations server dijual sebagai pre-installed, pengguna tidak bisa melakukan install ulang pada hardware yang berbeda walau hardware sebelumnya terjadi crash dan mati total. Sinkevicius mengatakan produk Foundation Server ini mirip dengan versi pre-installed dari Vista dan XP yang telah terinstall pada PC atau laptop, tidak bisa melakukan install ulang di hardware lainnya.
Foundations Server menjadi anggota keluarga ke-10 dari keluarga Windows Server 2008. Versi yang lain mencakup dari HPC Server dan Data Center Edition untuk high-end, sampai low-end dengan SBS dan Essential Business Server. Sebelum kemunculan Foundations, EBS yang merupakan edisi terbaru diluncurkan agak terlambat pada musim gugur lalu. Microsoft menggembar-gemborkan EBS sepanjang tahun sebelum diluncurkan terlambat yang khusus ditujukan untuk bisnis midsize. Kemunculan Foundations Server sebelumnya ditutup-tutupi oleh pihak Microsoft dan hanya dibocorkan sekali saja oleh Ballmer pada Wall Street February lalu. Mungkin Microsoft belajar dari kesalahannya karena terlalu sesumbar pada release EBS.
Release tersebut akan diinstall pada server low-end sebagai pre-installed yang harganya sudah sangat murah untuk kisaran saat ini dikarenakan turunnya harga hardware. Hawlett-Packard Co. berencana untuk merelease sebuah server dengan pre-installed yang harganya dibawah US$ 1,000.. Itu yang dikatakan oleh Julius Sinkevicius, Direktur dari Product Management dari Windows Server Microsoft Corp.
Microsoft telah menjual produk Small Business Server selama setahun belakangan. Versi Windows Server 2008 yang terbaru bisa menangani sampai 75 client. CEO Microsoft, Steve Ballmer berargumen bahwa ada kebutuhan lower-end yang harus ditawarkan oleh perusahaan pembuat software. "Jika seseorang mampu membeli hardware seharga US$500, dia akan sedikit enggan untuk mengeluarkan tambahan US$500 untuk operating system server yang baru dibelinya", kata Ballmer kepada para analis bulan Februari lalu.
Foundations Server akan bersaing dengan server yang jalan di operating system Linux yang gratis. salah satunya adalah milik IBM dengan Lotus Foundationnya sebagai penyedia tools untuk aplikasi server. IBM pertama kali mengumumkan produk "for-fee" dari Lotus Foundations pada bulan Januari 2008, yang juga menyasar small-business. Seperti Foundations server, produk ini juga akan dijual dengan bantuan para reseller dan system integrator.
Perbedaannya adalah Lotus Foundations memproduksi server dengan aplikasi "all-in-one", yaitu adanya beberapa feature dan aplikasi yang sudah terinstall sebagai tambahan pada operating system Linux. Mereka juga menyertakan Lotus Notes untuk aplikasi e-mail yang digabungkan dengan software Simphony productivity. Sedangkan Foundations Server dijual terpisah tanpa aplikasi apapun sebagai bundle-nya.
Pada sebuah blog, Bilal Jaffery Marketing Manager IBM Lotus Foundations mengomentari produk baru saingannya dari Microsoft. "Sebuah strategi untuk mengembangkan produk murah berjangka waktu pendek ini tidak menawarkan sesuatu yang baru ke pasar...Sebagai hasilnya partner-partner bisnis saya lebih memilih produk kami sehingga memberi kredibilitas lebih untuk revolusi Linux".
Sinkevicius mengatakan bahwa Microsoft akan mempengaruhi rekanan-rekanannya untuk mendorong peluncuran Windows Server Foundations di lebih dari 40 negara. Dia juga mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan small-business tidak hanya membeli berdasarkan harga atau feature, tapi lebih pada line-of-business yang perlu mereka jalankan, yang mana tersedia lebih banyak di Windows daripada di Linux.
Produk Windows Small Business Server dipaket dengan produk-produk microsoft seperti Exchange Server untuk e-mail, Share Point untuk kolaborasi dan Forefront sebagai keamanan. Hal ini membuat harga SBS menjadi sekitar US$ 1,089 belum termasuk hardware, masih merupakan tawaran yang bagus. Namun SBS sudah termasuk 5 Client Access License (CAL) dan membutuhkan tambahan biaya US$ 77 untuk penambahan client yang ingin mengakses server dan untuk aplikasi bundle-nya. Jadi perusahaan dengan 15 karyawan yang ingin menggunakan SBS memerlukan biaya US$ 1,879, belum termasuk hardware.
CAL tidak diperlukan pada Foundations Server. Namun Microsoft telah menambahkan teknologi server-nya untuk mencegah jumlah client lebih dari 15 client. Windows Server Foundations mendukung sebagan besar aplikasi yang ada pada Windows Server Standard dan juga semua aplikasi yang dikhususkan untuk produk tersebut, ungkap Sinkevicius. Batasan buat Foundations adalah 1 unit CPU (untuk banyak processor juga), 8GB RAM, tanpa Hyper-V virtualization dan tentu saja pembatasan untuk 15 client.
Foundations Server juga hanya untuk versi 64-bit. Microsoft telah menyebutkan bahwa untuk kedepannya, semua produk Windows Server 2008 yang dimulai pada edisi R2 dan pada tahun 2010 semua produk hanya akan ada pada 64-bit. Karena Foundations server dijual sebagai pre-installed, pengguna tidak bisa melakukan install ulang pada hardware yang berbeda walau hardware sebelumnya terjadi crash dan mati total. Sinkevicius mengatakan produk Foundation Server ini mirip dengan versi pre-installed dari Vista dan XP yang telah terinstall pada PC atau laptop, tidak bisa melakukan install ulang di hardware lainnya.
Foundations Server menjadi anggota keluarga ke-10 dari keluarga Windows Server 2008. Versi yang lain mencakup dari HPC Server dan Data Center Edition untuk high-end, sampai low-end dengan SBS dan Essential Business Server. Sebelum kemunculan Foundations, EBS yang merupakan edisi terbaru diluncurkan agak terlambat pada musim gugur lalu. Microsoft menggembar-gemborkan EBS sepanjang tahun sebelum diluncurkan terlambat yang khusus ditujukan untuk bisnis midsize. Kemunculan Foundations Server sebelumnya ditutup-tutupi oleh pihak Microsoft dan hanya dibocorkan sekali saja oleh Ballmer pada Wall Street February lalu. Mungkin Microsoft belajar dari kesalahannya karena terlalu sesumbar pada release EBS.
Label:
Foundations Server,
SBS,
Windows Server 2008
Rabu, 01 April 2009
Membangun "Ultimate Wireless Networks" Bagian 1
Standar Wifi kadang sangat membingungkan, memberi arti yang berbeda-beda, khususnya jika produsen "berperang" dengan produsen lain menggunakan kata-kata iklan yang "ditekniskan" untuk produk-produk keluaran baru mereka. Kita sebisa mungkin menghindari "termakan" oleh istilah-istilah marketing itu, khususnya istilah yang merupakan trademark (TM). Setelah menyingkirkan itu, mari kita melihat apa yang kita perlu ketahui dalam memilih wireless router, mengkonfigurasi jaringan dan bagaimana memulainya.
Memilih Wireless Router
Saat ini kita seharusnya memberi router yang sudah memiliki standar 802.11n. Namun itu terdapat beberapa kelemahan. Wifi protokol ini memiliki "backward" kompatibilitas dengen protokol 802.11b dan 802.11g; yang artinya apabila router tidak dikonfigurasikan "backward", maka tidak akan kompatibel dengan PC atau notebook yang masih menggunakan protokol 802.11b/g. Jika dikonfigurasikan backward maka router 802.11n akan mengikuti protokol 802.11b/g agar kompatibel. Protokol 802.11n memiliki kelebihan terutama di jarak dan kecepatan transfer dibandingkan dengan protokol 802.11b/g, namun protokol 802.11n sampai saat ini belum mendapat persetujuan resmi untuk bisa menjadi sebuah "protokol".
Spesifikasi 802.11n final diharapkan selesai tahun 2010, jadi secara teknis saat ini kita membeli router draft 802.11n. Kemungkinannya sangat kecil jika router saat ini tidak jalan di "final standard". Perusahaan-perusahaan yang duduk di dewan pengambil keputusan 802.11n yang sebelumnya telah menjual versi mereka untuk chip ini, tidak akan berani mengambil keputusan yang kontraversi seperti membuat spesifikasi final standard tidak kompatibel dengan draft 802.11n saat ini. Malah mereka akan membuat firmware gratis yang tinggal di-update pada router yang ada saat ini untuk menjadi router dengan spesifikasi standar 802,11n yang sudah diakui.
Akan lebih baik jika memilih router wireless dual band yang bisa membagi traffic dia dua area spektrum wireless, 2,4GHz dan 5GHz. Pengaturan ini pada dasarnya akan membuka extra line komunikasi sehingga network bisa menangani lebih banyak data secara bersamaan dengan lebih cepat. banyak router seperti Linksys Simultaneous Dual-N Band Wireless Router (WRT610N) bisa membagi traffic melalui 2 SSID. Router yang lain seperti Netgear Rangemax Dual Band Wireless-N Gigabit Router (WNDR3700) memungkinkan kita untuk mengisolasi traffic di kedua wireless network. Ini sangat ideal untuk meninggalkan "open segment" sepert aktivitas sekitar sambil menutup file sharing di PC.
Banyak wireless router sudah termasuk 100Base-T Ethernet, bukannya standar gigabit (1000Base-T) yang lebih cepat. Carilah router yang support gigabit sehingga koneksi antar device dengan wire akan lebih cepat dan tentu saja perangkat yang lainnya seperti PC juga harus support gigabit. Jika port ethernet onboard hanya support 100Base-T, anda tinggal membeli LAN card (NIC) yang support gigabit. Dengan ini anda bisa streaming video dan bisa share data dengan koneksi yang cepat dengan PC yang lainnya. Wireless Router biasanya dilengkapi dengan sebuah atau bisa sampai 4 port etherner, jadi jika hanya terdapat 3 client/PC tidak memerlukan tambahan switch. Ada juga Wireless Router yang support USB port, namun memiliki harga yang lebih mahal. Port USB biasanya bisa dikoneksikan dengan perangkat seperti printer ataupun Hard drive sehingga bisa digunakan bersama dalam satu jaringan. Jika hal tersebut tidak dibutuhkan, sebaiknya hanya fokus pada router yang standar saja.
Jika jangkauan wireless dari router menjadi pertimbangkan, pastikan memilih wireless router port external antena. Jangan terlalu percaya dengan jarak jangkauan produk wireless router yang diiklankan karena jangkauan sinyal tergantung dari keadaan lingkungan, berapa banyak ada penghalang yang menghambat Line of Sight (LOS) sinyal dan interferensi dari sinyal-sinyal sekitar. Jika ingin meng-cover area yang lebih luas, persiapkan saja antena external dengan memiliki daya yang lebih besar.
Memilih Wireless Router
Saat ini kita seharusnya memberi router yang sudah memiliki standar 802.11n. Namun itu terdapat beberapa kelemahan. Wifi protokol ini memiliki "backward" kompatibilitas dengen protokol 802.11b dan 802.11g; yang artinya apabila router tidak dikonfigurasikan "backward", maka tidak akan kompatibel dengan PC atau notebook yang masih menggunakan protokol 802.11b/g. Jika dikonfigurasikan backward maka router 802.11n akan mengikuti protokol 802.11b/g agar kompatibel. Protokol 802.11n memiliki kelebihan terutama di jarak dan kecepatan transfer dibandingkan dengan protokol 802.11b/g, namun protokol 802.11n sampai saat ini belum mendapat persetujuan resmi untuk bisa menjadi sebuah "protokol".
Spesifikasi 802.11n final diharapkan selesai tahun 2010, jadi secara teknis saat ini kita membeli router draft 802.11n. Kemungkinannya sangat kecil jika router saat ini tidak jalan di "final standard". Perusahaan-perusahaan yang duduk di dewan pengambil keputusan 802.11n yang sebelumnya telah menjual versi mereka untuk chip ini, tidak akan berani mengambil keputusan yang kontraversi seperti membuat spesifikasi final standard tidak kompatibel dengan draft 802.11n saat ini. Malah mereka akan membuat firmware gratis yang tinggal di-update pada router yang ada saat ini untuk menjadi router dengan spesifikasi standar 802,11n yang sudah diakui.
Akan lebih baik jika memilih router wireless dual band yang bisa membagi traffic dia dua area spektrum wireless, 2,4GHz dan 5GHz. Pengaturan ini pada dasarnya akan membuka extra line komunikasi sehingga network bisa menangani lebih banyak data secara bersamaan dengan lebih cepat. banyak router seperti Linksys Simultaneous Dual-N Band Wireless Router (WRT610N) bisa membagi traffic melalui 2 SSID. Router yang lain seperti Netgear Rangemax Dual Band Wireless-N Gigabit Router (WNDR3700) memungkinkan kita untuk mengisolasi traffic di kedua wireless network. Ini sangat ideal untuk meninggalkan "open segment" sepert aktivitas sekitar sambil menutup file sharing di PC.
Banyak wireless router sudah termasuk 100Base-T Ethernet, bukannya standar gigabit (1000Base-T) yang lebih cepat. Carilah router yang support gigabit sehingga koneksi antar device dengan wire akan lebih cepat dan tentu saja perangkat yang lainnya seperti PC juga harus support gigabit. Jika port ethernet onboard hanya support 100Base-T, anda tinggal membeli LAN card (NIC) yang support gigabit. Dengan ini anda bisa streaming video dan bisa share data dengan koneksi yang cepat dengan PC yang lainnya. Wireless Router biasanya dilengkapi dengan sebuah atau bisa sampai 4 port etherner, jadi jika hanya terdapat 3 client/PC tidak memerlukan tambahan switch. Ada juga Wireless Router yang support USB port, namun memiliki harga yang lebih mahal. Port USB biasanya bisa dikoneksikan dengan perangkat seperti printer ataupun Hard drive sehingga bisa digunakan bersama dalam satu jaringan. Jika hal tersebut tidak dibutuhkan, sebaiknya hanya fokus pada router yang standar saja.
Jika jangkauan wireless dari router menjadi pertimbangkan, pastikan memilih wireless router port external antena. Jangan terlalu percaya dengan jarak jangkauan produk wireless router yang diiklankan karena jangkauan sinyal tergantung dari keadaan lingkungan, berapa banyak ada penghalang yang menghambat Line of Sight (LOS) sinyal dan interferensi dari sinyal-sinyal sekitar. Jika ingin meng-cover area yang lebih luas, persiapkan saja antena external dengan memiliki daya yang lebih besar.
HP akan membuat Netbook Android?
Wall Street Journal kemaren melaporkan bahwa HP kemungkinan akan membuat Netbook dengan Operating System Android yang Linux based milik Google Inc. Sumber dari informasi ini masih dirahasiakan. Satjiv Chahil, wakil presiden di devisi HP menolak untuk berkomentar apakah perusahaan pembuat PC terbesar dunia ini akan menjual netbook atau smartphone yang dijalankan oleh operating system Android; tapi pihak HP mengkonfirmasikan bahwa sedang "mempelajari" free operating system.
Di lain pihak, Asustek Computer Inc. mengatakan bahwa mereka mungkin akan mengembangkan netbook dengan operating system Android. Sedangkan Dell Inc. mempertimbangkan untuk mengembangkan smartphone Android-based. Jawaban dari pertanyaan terpenting yang tidak dicantumkan di Journal adalah; apakah HP melakukan testing Android di netbook dengan processor Atom dari Intel Corp. atau processor ARM yang dominan digunakan di smartphone.
Atom sangat hemat listrik, harganya yang murah yang secara virtual digunakan oleh semua netbook yang ada saat ini, baik mereka jalan di Windows XP atau versi-versi Linux. Operating system Android tidak bisa jalan di CPU x86, Intel Atom contohnya; namun beberapa hacker dan bahkan beberapa wartawan mencapati bahwa Android bisa jalan di Atom. Bertolak belakang dengan smart phone ARM-based yang sudah bisa menjalankan Android dan telah diproduksi tahun lalu.
Processor ARM telah digunakan oleh lebih dari 10 milyar smartphone saat ini. ARM memerlukan lebih sedikit daya listrik dibandingkan Atom dan juga harganya yang lebih murah. Ian Drew, wakil presiden senior dari UK-based ARM Holdings yang merupakan perusahaan pengembang dari teknologi chip ARM mengatakan,"saya berharap bisa 6 sampai 10 netbook yang menggunakan processor ARM di kuartal ketiga nanti"."Semuanya akan jalan di operating system Linux ataupun turunannya seperti Android. Dan ini akan meningkatkan masa baterai menjadi 8 sampai 12 jam dan hanya dengan seharga $200", tambahnya.
Menurut riset yang terbaru menyebutkan bahwa HP duduk diperingkat ketiga setelah Acer Inc. dan Asustek di pasar Netbook. Walau demikian, HP dikenal sebagai perusahaan yang agresif dalam memasarkan model-model terbaru yang inovatif, seperti 2140 Mini yang menyasar pelaku usaha besar. HP tidak akan meninggalkan Windows, seperti yang telah diberitakan di bulan Februari bahwa HP telah menerima versi beta dari Windows 7 Ultimate yang akan dijalankan pada netbook-netbook HP yang telah ada. Diharapkan nanti akan dipasarkan netbook HP dengan 3 macam "rasa" dari Windows 7.
Di lain pihak, Asustek Computer Inc. mengatakan bahwa mereka mungkin akan mengembangkan netbook dengan operating system Android. Sedangkan Dell Inc. mempertimbangkan untuk mengembangkan smartphone Android-based. Jawaban dari pertanyaan terpenting yang tidak dicantumkan di Journal adalah; apakah HP melakukan testing Android di netbook dengan processor Atom dari Intel Corp. atau processor ARM yang dominan digunakan di smartphone.
Atom sangat hemat listrik, harganya yang murah yang secara virtual digunakan oleh semua netbook yang ada saat ini, baik mereka jalan di Windows XP atau versi-versi Linux. Operating system Android tidak bisa jalan di CPU x86, Intel Atom contohnya; namun beberapa hacker dan bahkan beberapa wartawan mencapati bahwa Android bisa jalan di Atom. Bertolak belakang dengan smart phone ARM-based yang sudah bisa menjalankan Android dan telah diproduksi tahun lalu.
Processor ARM telah digunakan oleh lebih dari 10 milyar smartphone saat ini. ARM memerlukan lebih sedikit daya listrik dibandingkan Atom dan juga harganya yang lebih murah. Ian Drew, wakil presiden senior dari UK-based ARM Holdings yang merupakan perusahaan pengembang dari teknologi chip ARM mengatakan,"saya berharap bisa 6 sampai 10 netbook yang menggunakan processor ARM di kuartal ketiga nanti"."Semuanya akan jalan di operating system Linux ataupun turunannya seperti Android. Dan ini akan meningkatkan masa baterai menjadi 8 sampai 12 jam dan hanya dengan seharga $200", tambahnya.
Menurut riset yang terbaru menyebutkan bahwa HP duduk diperingkat ketiga setelah Acer Inc. dan Asustek di pasar Netbook. Walau demikian, HP dikenal sebagai perusahaan yang agresif dalam memasarkan model-model terbaru yang inovatif, seperti 2140 Mini yang menyasar pelaku usaha besar. HP tidak akan meninggalkan Windows, seperti yang telah diberitakan di bulan Februari bahwa HP telah menerima versi beta dari Windows 7 Ultimate yang akan dijalankan pada netbook-netbook HP yang telah ada. Diharapkan nanti akan dipasarkan netbook HP dengan 3 macam "rasa" dari Windows 7.
Label:
android,
ARM,
HP netbook,
Intel Atom,
netbook
Samsung Mondi, perangkat WiMax pertama untuk mobile internet

Samsung Telecomunications Amerika mengumumkan Mobile Internet Device (MID) pertama untuk platform WiMiax pada tanggal 31 Maret 2009 di Konferensi Wireless International CTIA di Las Vegas. Dengan sebutan Mondi, perangkat dengan touchscreen dan ukuran pocket-sized didesain untuk penggunaan jaringan Clear Mobile WiMax dari ClearWire. Samsung secara resmi mengumumkannya pada selasa malam kemaren, perangkat Mondi yang berarti "Dunia" dalam bahasa latin.
Untuk harga, pihak Samsung belum memberi pengumuman namun nanti pembelian sudah akan bisa dilayani di Best Buy dan toko Clear serta juga tersedia dia toko onlie Samsung di kuartal kedua tahun ini. Perangkat Mondi bisa ditarik secara horizontal sehingga menampilkan keyboard full QWERTY dan mouse optikal. Dengan menggunakan web browser Opera 9.5 pada tampilan 4,3 inchi touchscreen. Operating system Windows Mobile 6.1 tertanam di perangkat Mondi. Selain terdapat layanan WiMax, sebagai tambahan juga ada layanan WiFi, GPS dan juga BlueTooth 2.0. Dilengkapi dengan kamera dan camcorder 3.0 megapixel dan4GB internal memory. Sayangnya spesifikasi detail lainnya tidak disebutkan.
"Mondi memiliki kemampuan sebuah laptop namun seukuran telapak tangan yang bisa muat di kantong para pengguna", ungkap Omar Khan, Wakil Presiden Senior untuk urusan manajemen strategi dan produk. ClearWire saat ini mengoperasikan layanan mobile WiMax di wilayah Portland dan Baltimore dan akan mengembangkan 80 pasar di tahun 2010. Khan mengatakan bahwa Samsung mendukung jaringan WiMax secara global sehingga merasa perlu untuk membuat produk WiMax walaupun kemampuan Clear pada teknologi WiMax di Amerika masih pada tahap awal.
"Kami percaya pentingnya mendukung WiMax agar bisa memanfaatkan teknologi 4G yang berkecepatan tinggi", kata Khan. "Semuanya dimulai masih di tahap pengembangan, dan Mondi merupakan produk kami yang pertama untuk mendukung layanan ini". Katanya, Mondi bukanlah sebuah telpon yang memberi layanan voice. Walau demikian, Khan tetap membuka peluang kedepannya akan bisa memberi layanan voice atau pada produk yang berbeda dengan mengatakan, "Peta pengembangan Samsung adalah menyediakan layanan dual mode yaitu layanan WiMax dan layanan lain (yang tidak dia sebutkan)". Khan juga mengatakan bahwa Samsung sedang dalam proses untuk menyediakan perangkat Android di semester kedua tahun ini.
Untuk LTE yang merupakan saingan WiMax di masa depan, katanya Samsung tetap bisa jalan di sinyal carrier LTE yang telah dilakukan trial. "Kami berkomitmen untuk menjadi pemimpin di bidang produk layanan untuk WiMax dan juga LTE", ungkap Khan. Ditanya mengenai apakah perangkat Samsung bisa menjalankan aplikasi windows atau operating system lainnya; Khan menjawab,"Samsung akan me-release sebuah Software Development Kit (SDK) bulan depan sebagai bagian dari program Samsung Mobile Inovator yang membina penciptaan widgets yang memungkinkan Windows jalan di Android dan Symbian. Dengan strategi itu, browser pada perangkat yang akan menjalankan aplikasi bukan operating systemnya.
Google mengembangkan free music downloads di Cina
Google Inc. telah memperluar layanan "free music download" ke Cina untuk memasukkan lagu-lagu dari artis yang masuk ke 4 label rekaman terbesar di Amerika Serikat, dan juga dalam rangka untuk mengambil hati para pengguna Baidu, domain pencari lagu Cina. Google meluncurkan layanan tersebut tahun lalu hanya untuk di Cina saja untuk menyaingi Baidu yang sudah "over traffic".
Pencarian music di Google Cina Senin lalu mengungkapkan bahwa download secara gratis semua lagu-lagu yang hak ciptanya dipegang oleh Sony BMG Music Entertainment, Warner Music Group, Universal Music Group dan EMI.
Ekspansi Google ini akan meningkatkan traffic secara signifikan di negara yang pembajakan merupakan sesuatu yang lazim ini. Baidu lebih banyak menarik minat para pengguna daripada google karena memiliki koleksi lagu yang lebih banyak namun tidak berlisensi alias bajakan. Google Music Search memberi link para pengguna ke situs partner google, Top100.cn untuk memberi layanan download yang legal. Penghasilan dari layanan download music gratis legal ini diperoleh dari pendapatan dari iklan dan sponsor yang nantinya dibagi dua antara perusahaan penyedia layanan dan perusahaan label rekaman.
Penggunaan perjanjian tertulis dengan perusahaan rekaman ini dalam pendistribusian musik memberi peluang buat perusahaan rekaman Internasional untuk menjajaki model bisnis baru di Cina; ini yang dikatakan oleh David Wolf, CEO dari Wolf Group Asia perusahaan konsultan media yang bermarkas di Beijing. "Layanan pencarian musik google ini merupakan bagian dari strategi Google untuk melawan popularitas Baidu dengan layanan yang sama, dan setelah itu memberi layanan online yang tidak bisa dilayani oleh Baidu", lanjut David Wolf.
Wolf menambahkan bahwa penambahan layanan ini bisa saja tidak sejalan dengan perkembangan popularitas netbooks bagi "users" di Cina dalam mempercepat "Google User base" di negara ini. Mereka mengharapkan suatu layanan yang bukan hanya portal tapi semacam layanan "all-purpose" bagi pengguna online.
Angka pengguna Google di Cina sebagai "default search" mereka sebanyak 16,6% tahun lalu, sedikit lebih banyak dari tahun sebelumnya. Namun tetap kalah jauh dari pengguna Baidu yang mencapai 76,9% yang berdasarkan data Pusat Layanan Domain Negara.
Pencarian music di Google Cina Senin lalu mengungkapkan bahwa download secara gratis semua lagu-lagu yang hak ciptanya dipegang oleh Sony BMG Music Entertainment, Warner Music Group, Universal Music Group dan EMI.
Ekspansi Google ini akan meningkatkan traffic secara signifikan di negara yang pembajakan merupakan sesuatu yang lazim ini. Baidu lebih banyak menarik minat para pengguna daripada google karena memiliki koleksi lagu yang lebih banyak namun tidak berlisensi alias bajakan. Google Music Search memberi link para pengguna ke situs partner google, Top100.cn untuk memberi layanan download yang legal. Penghasilan dari layanan download music gratis legal ini diperoleh dari pendapatan dari iklan dan sponsor yang nantinya dibagi dua antara perusahaan penyedia layanan dan perusahaan label rekaman.
Penggunaan perjanjian tertulis dengan perusahaan rekaman ini dalam pendistribusian musik memberi peluang buat perusahaan rekaman Internasional untuk menjajaki model bisnis baru di Cina; ini yang dikatakan oleh David Wolf, CEO dari Wolf Group Asia perusahaan konsultan media yang bermarkas di Beijing. "Layanan pencarian musik google ini merupakan bagian dari strategi Google untuk melawan popularitas Baidu dengan layanan yang sama, dan setelah itu memberi layanan online yang tidak bisa dilayani oleh Baidu", lanjut David Wolf.
Wolf menambahkan bahwa penambahan layanan ini bisa saja tidak sejalan dengan perkembangan popularitas netbooks bagi "users" di Cina dalam mempercepat "Google User base" di negara ini. Mereka mengharapkan suatu layanan yang bukan hanya portal tapi semacam layanan "all-purpose" bagi pengguna online.
Angka pengguna Google di Cina sebagai "default search" mereka sebanyak 16,6% tahun lalu, sedikit lebih banyak dari tahun sebelumnya. Namun tetap kalah jauh dari pengguna Baidu yang mencapai 76,9% yang berdasarkan data Pusat Layanan Domain Negara.
Langganan:
Postingan (Atom)